Senin, 23 Maret 2015

MERAPI

Malam itu aku melihat bintang berhamburan di tanah. Jalanan terjal menuju pasar burbah dan ketakutan dalam gelap, kabut. Terlupakan :)
suasana ketika itu lelah yang dibungkus dengan kebersamaan, ocehan, bercanda, keluhan tak lupa dingin dan kabut sedikit saja :)

aku seperti sholat, menapakan kakiku dipunggungnya
bersyukur, takjub dan bahkan merasakan ketakutan yang jujur saja kadang susah didapatkan ketika di kost, mesjid dan lainnya

di punggungmu aku sadar betul tentang "eling" dan "waspada"
Eling, yang menunjukan hubungan vertikal yang kau harus menghambakan jasad kasar dan halusmu pada zat yang kita sebut saja Allah karna idium itulah yang Dia berikan untuk mempermudah kita. Eling adalah sebuah kesadaran bahwa mati dan selamat, Allah lah jurunya.
Waspada, hubungan horizontal antar makhluk, kebaikan bisa datang lewat makhluk Allah dan sebaliknya, keburukanpun bisa datang darinya. 

aaaah sudahlah ngantuk meeeeen

hahaha stay saft and enjoy @merapi

Minggu, 26 Oktober 2014

KEKASIH

mencari dan meninggalkan, berlari dan berjarak adalah suatu ketidak mungkinan/
Tapi itulah kecenderunganku yg butuh pengampunan, itu adalah sebuah keniscayaan/
siang yang tak lengkap jika tidak berhadapan dengan malam/
cerah yang tak indah bila tak bertemu gelap/
seperti kemarau yang tak dramatis bila tak datang hujan/

kau tahu paru-paru yang menghisap udara dan kemudian mencampakannya. namun tetap untuk sebuah kehidupan, udara akan selalu ada...tak terlihat tapi sumber kebutuhan itulah kekasih







Kamis, 16 Oktober 2014

jeda

kalo jeda bercerita diam & sunyi adalah buahnya, 
nikmati saja sampai jadi bisu & tuli 
maka abadi dalam sepimu, sepinya. 





jl.babaran/glagahsari/yogya
16 oktober 2014

Minggu, 06 Juli 2014

limbung dalam pemikiran sendiri

beberapa waktu ini kami sering sekali saling melempar pendapat, setuju-tidak setuju, membenarkan atau bahkan saling menyalahkan, hal-hal yang kecil melebar menjadi besar, yang besar diperkecil agar tak terlihat, semua praktis kepentingan belaka. orang-orang terdekat menjadi lawan, orang yang tak dikenal menjadi kawan, hubungan yang dulu erat jadi tambah erat tapi ada pula sebaliknya yang dulu erat kini hampir putus.

meyakini sesuatu yang dianggap betul dalam hati masing-masing adalah hak asasi tapi saya pribadi kadang lupa pada kewajiban asasi saya sendiri bahwa sanya saya juga harus dapat menghargai pendapat dan keyakinan yang orang lain pegang, hal ini mungkin yang sering kita lupa.

dalam bangsa dan negeri yang sudah diproklamirkan merdeka ini kami semua harus masih mencari, menemukan dan berusaha mewujudkan kemakmuran kami. karena sudah menjadi nature bahwa kebutuhan yang tak terbatas yang dihadapkan pada sumberdaya yang terbatas.

semua sendi luruh dalam pesta demokrasi, dari kalangan belangsak sampai yang kaya, dari kalangan yang intelek sampai yang buta huruf semua bergejolak menyuarakan pendapat dan pilihannya. tak terkecuali saya sebagai yang tak punya pilihan. tak punya pilihan karen amemang dalam penilaian saya yang bodoh ini belum ada yang sesuai dengan apa yang saya inginkan, dan perbedaan nilai keinginan inilah yang menjadikan kami berbeda-beda tapi dengan satu harapan yang sama yaitu kemakmuran daam setiap individu masyarakat.

hahahahaha terlalu jauh atau ketinggian apa yang saya catatkan ini saya tak peduli, yang jelas kita dilahirkan untuk berbeda dan berkewajiban berusahan menyamakannya dalam sebuah kesepakatan


jl.babaran-jogjakarta senin 07 juli 2014

Kamis, 19 Desember 2013

Hidup

saya ingin A
kamu ingin B
dia ingin C
mereka ingin D
dan kita memang harus belajar bersyukur




gelagahsari 201213

Senin, 16 Desember 2013

Galau

Galau adalah jika rasa cinta makhluk bisa bertemu ketika langit dan bumi berjabat tangan, dimana waktu itu kiamat terjadi



bantul2013

Langit & Matahari

warna dasar yang memucat
binar terang cahaya
dan aku menyaksikannya dengan terkagum-kagum


bantul 161213