Kamis, 21 Maret 2013

sampah logika vol-2

pencari kebebasan itu mulai menyisir kesetiap lekut sendi pradaban,
mengoyak dengan kuku-kuku tajamnya
mencabik dengan taring-taring kuatnya
mereka dibantu hantu-hantu yang berdiam dirindang malam
bersembunyi diakar serabut beringin tua,

menggali setiap tanda pertanyaan,
menelan setiap perspektif
terus bergerak kesetiap beredaran darah bahkan masuk ke jantung yang memompa

keheranan akan semua tanda kekhilafan, kubalut dengan tilam perisai yang kuandalkan

aku melantur kesana kemari tuk temukan bingkai pasti

susahnya menulis, dikarang-karang yang terkikis ombak yang terus mengglayuti
tp besok akan ku asah lagi



puuuuuuuuuuuusiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing anying

bantul 03 septa12

Minggu, 17 Maret 2013

KATA-KATA MUTIARA

"seperti halnya jasad tak bernilai tanpa ruh.
demikian juga amal; ia tak bernilai tanpa niat.
niat adalah hatinya hati, kalau saja niat tak bertempat dihati entah seperti apa nilai hati."
(SYEKH ABU THALIB AL-MAKKI)

"tidak mengawali perbuatan dengan niat sama saja dengan tidak berbuatm
engkau berdosa ketika berbicara atau diam bila bicara dan diammu tidak disertai dengan niat baik. tanpa niatbaik, bicara dan diammu tidaklah sesuai dengan sunah rasullah saw."
(SYEKH ABD AL-QADIR AL-JAYLANI)

"orang yang marah ketika disebut aibnya adalah orang yang ria.
orang yang semakin giat beramal ketika dipuji dan mengendur amalnya ketika dicela adalah orang yang ria.
orang yang giat dihadapan orang dan bermalas-malasan ketika sendirian adalah orang yang ria"
(IMAM AL-JUNAYD AL-BAGHDADI)


"perhiasan hati adalah dengan tahajud, iklas, bersandar penuh pada Allah,
dan dengan memngingatnya dan melupakan selainnya"
(SYEKH ABD AL-QADIR AL-JAYLANI)


"keiklasan dalam diri kalian muncul saat kalian tak tergoyahkan oleh pujian dan celaan orang lain, serta tak pernah mengharapkan sesuatu dari orang lain."
(SYEKH ABD AL-QADIR AL-JAYLANI)




"jika seseorang merasa ilmunya tak bermanfaat bagi dirinya dan orang lain,
itu akibat dari kurangnya keikhlasan dalam berilmu. orang yang ikhlas merasakan manisnya amal."
(IMAM AL-DARANI)


"tiadak amal yang lebih bisa diharapkan untuk diterima ketimbang amal yang tidak engkau sadari dan engkau pandang tak berarti."
(SYEKH IBN 'ATHA'ILLAH)

september<...>november


sorry2 efek ngantuk jadi gak waras

pengen senekat romeo gak brani bunuh diri
pura2 pintar pengen kyak Albert Einstein
belagak ngelantur, nikmati kesedihan berdiam di sudut kamar pengen kyak Gibran Khalil Gibran
sok berpengaruh biar kyak Avacenna didunia kedokteran
sok bijak kayak Jalaludun Rumi
berusaha tegar kayak Shiddarta Gautama dipencariannya
pegang keyakinan kyak Bilal bin Rabah
pengen ngerasain kesenangan kyak Adam bertemu dengan Hawa
seterang bintang yang lama bersinar dan sekejap dalam gelap

kamu dan aku sejauh cahaya bintang yang terhempas membias kebumi lalu orang bilang terangnya tramat terang,
padahal menjamu saja sedingin es,
mungkin bila mendekat sepanas api berwarna hitam yang haya akan dijumpai dineraka saja
bayangkan api berwarna biru saja lelehkan baja

malam ini gelap,tepat dimana aku termakan kelam disela selakangan dingin
sejenak tenang hasrat muncul, berdoa enggan hanya pusat saraf pusing ribuan keliling

hitung saja jarimu apa masih lengkap 10
menengadah dan pinta saja padanya

seperti yusuf yang merindu

"yaaaaaa ALLAH, sampaikan salam rinduku untuknya, hingga ku menjadi kerinduannya"


dan tunggu sampai dia memberikannya,semoga segera puja puji harapku terkabul...amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin



jogja200712



PAGI INI


menyadur semua nikmatnya malam
hingga pagi menjelang dalam raut panik menanti takdir yang kan bersuara
kilauan yang merapih disela gelapnya pagi
ingin berteriak tp takut tetangga pada terbangun

ingin mandi tapi dinginnya merayap ganas
langsung tekat dibulatkan tuk pejamkan kilauan mata yang semakin sayu termakan kantuk yang dinanti
dari baris tekateki, dari tanya yang tak kunjung terjawab
dan tak ada kata terbijak selain merogoh hikmah dan belajar dari semua benih-benih kasih

yang maha terkasih, aku datang dengan merangkak
sang maha terbijak, aku datang dengan terpincang-pincang
buatkan jawaban dari semua harapan yang tersulam dari pendahulu sampai nanti sanak keturunan

demi matahari yang kan muncul dan mengitari
demi kamu pemilik imaji
demi kamu, aku menari
demi makhluk yang kan mati nanti

pemilik gelap
pelipur duka yang tak kunjung reda
biaskan rasa hingga nanti nikmatnya kan terasa
hahahahhahaha dan nanti aku ingin tersenyum


bantul 23-okto-12

SAMPAH LOGIKA

Kurusnya mrampas kegemukan,
sedu ini binasakan kesenangan,
makin jelek saja ketampanannya,

trlahir dibait2 yg putus,
trsaji bentangan pelangi pekat,
gelap ini munculkan hasrat,
hasrat merasuk dan trlahirlah si pemangku tangan..

Fikir ini melelahkan,
trkadang tekstualisasi datangkan sejuk,
lalu melawanlah logika dan mengamuk kesana kemari..

Merindu pd nilai,
tp norma ini membelenggu,
makhluk ini memang samar yg sedikit pijar, sdikit gelap...

Tanyakan pd teratai, knapa si kodok bawel mash bersuara !!!
Bisikan pd yg brtanya, knapa diri ini melantur kmana2 !!!

HIPOGLIKEMIA DISURGA

Bkan pusing atau lemah, lesu..
Tidak jg pungsi hati yg mati
aku sama sekali tidak sdang hipo atau hiper glukosa ditubuh,
aku normal diranah ini,
aku waras dikesakitannya,

kufikir km tdak sehebat fungsi ginjal, tak sekuat pompa jantung yg trus brdenyut, tak sepenting darah ditubuh tp km pengobat penyakit hati yg dkat dgn empedu..

Hahaha hanya saja aku bergumam ditengah tanda Hipoglikemi...

Perut lapar, kantuk tak kunjung menyapa..eh subuh sbntar lgi tiba..


Cikleb290812

THE KANZA

Mati menari dilantai hitam, hilang gerak tak gmulai..
Meniti embun disetangkup tangan, habis trkumpul lalu meresap dibalik celah ketidak sempurnaan..

Skedar melihat dan tak trjamah pdahal ramahnya menyulam tali temali..
Bukan benang halus brbntuk sutra, alih alih dari kelancangan..

Trimakasih, kata manis yg terngiang trbayang, disebab tak sdikit itik yg trbebas dari penyakit dingin..

Penyakit yg buat q membeku, dan kaku dipembaringan seperti otak yg tak dapat oksigen lalu matisuri tubuh ini...

Kulukis dgn tinta imaji sisa memory ktika menengok km diberanda..


Cikleb010812

ASYUJAA

Saya mendekat dan smoga kau menjauh..
Kusamku dkatkan dgn mu..
Lalai ini memanggilmu..
Malas itu brteman dgn mu..
Tak menyentuh air pun enggan membasuh..
Khilafku brulang-ulang..
Nyawaku kesiasian

menjauhlah..
Menjauhlah..
Menjauhlah dari kuburku



cikleb020812

ANATOLIA


jauh disitu kau bersemayam,
apakah kau telah temukan kekasihmu?
apakah kau tahu manisnya madu?
lalu, bagaimana bentuk permukaan tanah itu?
karena kamu tidur dalam keabadian..

hai..
bagaimana tentang sesuatu yang terdiri dari 8 kalimat?
dimana kamu bercerita tentang indahnya cinta
dimana kau tuangkan semua kekaguman, kearifan, cemburu,dan
semua yang berbau dengan segudang pesan itu..

apakah tanah itu menjadi batas
apakah kamu takut dengan para malaikat itu
ayo..ceritakan kepadaku..

kamu telah sampai kepadanya..
kamu telah berlayar
kamu genggam semua yang mungkin kau ceritakan

sekarang disini..
kamu, tidak bercerita..
tapi diceritakan oleh para pencinta yang mabuk
dikaji dan ditiru
akupun menyadur kamu..

hai..kata orang-orang kubahmu berwarna hijau
aku ingin sekali kesana..tapi
tentunya setelah aku menyambangi Makkah Al-mukaromah

yang selalu kuingat dari dirimu adalah menjadi gila karena cinta
cinta itu lebih dari satu..
tapi aku mencoba untuk tetap pada satu kekasih
kekasih yang terkadang aku lupakan
kekasih yang terkadang membuat aku menangis
sungguh dahsyat ketika kita bisa merasakannya
dan sangat pantas muhammad tergila-gila kepadanya

semoga kau tenang dialam puisimu





Bantul, 261102

tak ADA JALAN lain

bagaimana jalan pemikir-pemikir besar itu muncul?
mereka tidak tumbuh seperti pepohonan. mereka tidak dapat dimuliakan seperti hewan-hewan pilihan.namun kita punya dua cara untuk memupuk mereka selagi bertumbuh.

yang pertama yaitu memberi mereka tantangan dan rangsangan, letakan masalah-masalah dihadapan mereka, hasilkan sesuatu untuk dipikirkan mereka. diskusikan tiap tahap pemikiran mereka, usulkan kepada mereka agar melakukan berbagai percobaan. minta mereka untuk mengungkapkan apa-apa yang tersembunyi.

cara kedua adalah membawa mereka agar mengenal pemikiran-pemikiran yang menonjol. adalah tidak cukup bagi seorang anak yang pandai hanya mengenal teman-teman, guru-guru dan orang tuanya. ia harus mengenal mereka yang benar-benar menonjol, orang-orang besar yang abadi.

plato, seorang perisau yang cemerlang dan murung,meninggal lebih dari 2300 tahun yang lalu, tapi melalui buku-bukunya iya terus berbicara. tak ada yang lebih baik, tak satu jua pun, bagi seorang anak muda yang mulai berfikir tentang ke falsafahan, tentang tingkah laku, kegiatan pilitik, atau analisis logis- selain membaca plato dan mencoba menjawab argumen-argumennya, menentang jalan pikirannya yang meyakinkan dan sekaligus menjadi muridnya. cara terbaik menuju keagungan adalah bergaul dengan orang-orang besar

Kamis, 14 Maret 2013

INTUISI IMAJI

Dgn kata yg trangkai dibait, curahkan kagum pd sosok brtelapak tangan tebal, brjari-jari bsar kasar dgn kuku2 yg hampir trkoyak...

Nilai dari rasa,
buah dari cucuran air,
ari mata dan kringat dari peluh yg hampir membungkus tubuh,

rasa ini akan lekas melepas pd tangis yg brujung dikekaguman trkagum itu..
Bkn mudah menyerah, dan menyerahkan smua yg dimiliki tanpa tw impian kan trlaksana trjabati

mimpi q adalah mimpi bpk q, mimpi bpk q dari kakek q, mimpi kakek q trlahir dari cita buyut q..
Kami hanya mencoba merangkai..

Kesejatian memang sudah trpatri dari alam kandungan, trsirat ditakdir yg disetujui...

Saya tak punya jaminan kan bisa mengudara dilangit2 biru, langit2 menghitam, ktika malam memaksa siang sirna..

Mimpi trlahir dari kondisi, situasi yg menjepit tanpa tw dia meringis dikesakitan..
Bukan hidup jika tak brdimensi, kadang brseri dan sedu tak mw kalah menghiasi...

Jika A+B =C
Dan Do'a + usaha =Bhagia
bgitu kulogikakan smua tp lemah karna variabel2 lain tak ikut trkalkulasi

tak prlu takut pd kecemasan karna dia trkadang tak trjangkau logika

kugabungkan kehomo sapienan q yg brjalan pd penalaran logis dgn keghaiban
meski paradoksss tp itulah keyakinan yg mengakar membungkus hati q

yaa muqollibal qulub, sabbbt qalby aladinika wa alatoatika subhanaka innikuntum minadzalimin



jogjakarta, asrama IKPML-YO 190912

PANORAMA SEPI


haaaaaah pagi sekarang langitnya buta
seperti burung itu, yang penuh warna
seperti burung itu, yang tak tahu warna
seperti burung itu, yang terbang bebas
seperti burung itu, yang turuti instingnya
seperti aku yang menyaksikannya....

wooooooooy sang katak tetap terus gombal pada putri teratai
sebening air yang tawar tak terasa apa-apa
mengalir dari yang tinggi ke tempat yang rendah
dia adalah air yang tak tahu hukum alam, mengalir dari sang tinggi ke yang lebih tinggi
tak seperti aku yang menyaksikan.....

sejatinya tak ada rasa
hanya imaji saja yang menguasainya..
diam-diam membencinya
ini rahasia,
ini paradoks
ini antonim
ini bait-bait licik
ini kebohongan
ini perekayasaan tinta
ini.. itu..hanya tentang ketidak pastian QALB



Bantul
Yogyakarta
15 Oktober 2012

KOST

crita cria dlm limbung empat sudut
menyapu risau yg berkelana disetiap simpul saraf pengingat!
Sndiri trjebak kubus tembok2 hijau brlangit2 putih, brsinar satu lampu brpijar penerang

emosi datar,
marah tidak..
Sedih tidak..
Fikiran mencoba menembus batas, kumpulan huruf yg sulit dirangkai brmunculan..
Dan datanglah ingatan, tntang pakaian yg dipakai menculaskan diri, akh dasar kau sosialita climber..

Mencoba mengingat smua keburukan, rasanya hidup tak smalang malam yg gelap..
Tp garis karakter pisahkan kami,
aku yg haya mencoba menjadi domba yg merumput
harus slalu ksampingkan kemerdekaan demi kata dewasa yg akan mendewasakan


glagah sari
151112

KATUMBIRI

terangkum dari cahaya dan air
hingga kaya berlimpah warna
ku petik banyak keindahan darinya
sampai mata terkesima

jauh diatas sana dia berada
hingga aku hanya dapat melihat tuk menikmati

seperti inilah saya dan
seperti itulah kamu



glagahsari,301112

FEBRUARI MUAK DENGAN OKTOBER

bila ragu sudah membuncah,
malu tinggallah malu/
bila kata sudah tak terbendug, aku cibir kau dengan kata mesra/
bila hati sudah tak mengimbangi ku bantu kau dengan nalar,
bila mulut sudah tak kerkendali kupasung kau dengan sepi,
bila imaji mulai mengglitik ku gaungkan dalam rinai lampu yang mungkin bisa padam kapan saja
aku bisa menerima disebab aku tak mampu membenci

rasa tinggalah rasa, seperti kanvas yang bisa dilukis dengan beribu warna/
sudah aku duga, kita tak seragam,
silahkan kau berjalan dengan pakaianmu dan acuhkan aku dengan pakaianku

EVA NUR KEMALA


Disudut batas
Dimana logika tak dapat memaknainya
Disudut batas
Hanya sekedar tentang kita
Disudut batas
Malingping dan malingping
Serang dan malingping
Jogjakarta dan malngping

Hanya ada tentang suatu yang tiada, yaitu kita
Tidak ada satupun yang tiada, masing-masing dari kita


Jogjakarta 270113

PAGI SAMPAI PETANG, DI GLAGAH SARI

biarkan angin menuju sejuk/
sampai kita menjadi pemabuk/
arak-arak ini pembawa buaian/
biarkan hati menyempit, biarkan jantung bekerja dengan vena dan arterinya/

damainya terbawa pagi ini,
uraianku tak sempat temukan bayangan/
kuasanya bungkam semua arah/
dan tuhan sungguh maha pemurah,
dengan petangnya yang akan mengantar malam yang lelap/
selamat bermimpi indah dan bangun dengan senyum terserah dikepagian nanti

yogya-glagah sari 14032013

GOMBALKU

Hai kamu yang pantas sombong
Hai kamu yang harusnya angkuh
Hai kamu yang yang jauh dari hati sombong
Hai kamu yang maha yang
Sang disegala sang
Tuan dari semua tuan
Kekasih diatas cinta

Maafkan atas halulalang bengisku
Maafkan atas semua yang aku diktekan
Maafkan atas apa yang aku dulu pertanyakan
Maafkan atas rayuanku yang terus dikejauhan
Maafkan kekasih atas cinta yang tak saya hamburkan

Izinkan aku menjadi dia

JOJAKARTA 02022013

SELAMAT SORE GLAGAH SARI


Melukis dengan huruf perhuruf
Menuangngkan tinta yang tak kasat warna
Meluruskan garis-garis fikiran
Menumpahkan isi kepala/
Menyerap sore ini
Mengurai sepi yang tak berarti, bagi kamu penggila keramaian
Ocehan dan senyum tawa teman yang aku coba hindari
Menghindari pembicaraanku yang tak membagi yang lain untuk terlihat jauh lebih pintar dariku
Dan itu satu dari banyak kebodohan yang kulakukan/
Terkadang dan mungkin
Ceritaku terlalu melangit dan hiperbol orang sastra menyebutnya
Dan bualan, orang melankolis yang sempurana menyebutnya/
Apa kau tahu?
Aku ingin merubah diriku seperti angin yang tak terlihat
Seperti dia yang yang kau idamkan
Seperti mereka yang kau banggakan/
Aku terus mengganyang fikiran yang tak sama denganku
Tanpa aku sandarkan pada keheterogenan buah fikir
Buah yang tumbuh dipohon yang tak sama, akan berlainan jenis tentunya
Dan tak sama rasa
Aku berusaha tuk jadi bentuk yang bisa menerima semua yang benar

21 januari 2013, Yogyakarta Hadiningrat

AKU DAN KERTAS


 Dengan begini mungkin bisa temukan jejak cahaya
Lalui waktu sunyi, menyusun imaji bayangan dari kenangan
Kenapa akau masih disini???
Disini terus becermin pada impian

Suasana terburu sepi disela bagian bumi yang gelap
Gerimis terus-menerus menyirami disudut ini
Aku terus mengundang kantuk, karena darinya kita bisa melupakan sejenak beban ini
Uuuuuuuuuuuuuuh aku masih mengajak bicara secarik kertas ini
Bercerita tentang semua..

Kertas oh kertas, kamu sesungguhnya phlegmatic yang damai itu, bukan mereka atau dia, bahkan kalian juga
Maafkan aku oh kertas, ketika orang sudah temukan kenyataan dari impiannya, aku masih menindihmu dengan keluh
Tonglah oh kertas..
Biarkan aku bercerita tumpahkan segalanya
Tetap disini berkawan dengan sepi kita
Kita yang terus bagai sendiri
Biarkan sedkit aku goreskan di halaman-halamanmu sebuah makna tentang
Tentang apa yang kutantang
Tentang semua penyesalan yang terbentang
Tentang birunya langit, hitamya awan dan semua rasa dalam siratan kehidupan yang sengaja aku dan dia ciptakan
 Kertas…berharaplah tentang cerita indah yang nanti aku ceritakan
Biar kita bisa tertawa meski dalam bagian halaman yang hening
Yang menjabarkan akan kekayaan sajak, rindangnya alinea, harunya sajak, luwesnya puisi dan kisah kosong ini..
Jangan berubah oooh kertas tetaplah jadi karibku, sahabat disemua dimensi rasa hatiku, meski kau sendiri tak tahu kebohonganku..
Tetaplah jadi pendengar dalam putih kedamaianmu

Jogjakarta, glagahsari 040213