Kamis, 21 Maret 2013

sampah logika vol-2

pencari kebebasan itu mulai menyisir kesetiap lekut sendi pradaban,
mengoyak dengan kuku-kuku tajamnya
mencabik dengan taring-taring kuatnya
mereka dibantu hantu-hantu yang berdiam dirindang malam
bersembunyi diakar serabut beringin tua,

menggali setiap tanda pertanyaan,
menelan setiap perspektif
terus bergerak kesetiap beredaran darah bahkan masuk ke jantung yang memompa

keheranan akan semua tanda kekhilafan, kubalut dengan tilam perisai yang kuandalkan

aku melantur kesana kemari tuk temukan bingkai pasti

susahnya menulis, dikarang-karang yang terkikis ombak yang terus mengglayuti
tp besok akan ku asah lagi



puuuuuuuuuuuusiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing anying

bantul 03 septa12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar