Minggu, 17 Maret 2013

PAGI INI


menyadur semua nikmatnya malam
hingga pagi menjelang dalam raut panik menanti takdir yang kan bersuara
kilauan yang merapih disela gelapnya pagi
ingin berteriak tp takut tetangga pada terbangun

ingin mandi tapi dinginnya merayap ganas
langsung tekat dibulatkan tuk pejamkan kilauan mata yang semakin sayu termakan kantuk yang dinanti
dari baris tekateki, dari tanya yang tak kunjung terjawab
dan tak ada kata terbijak selain merogoh hikmah dan belajar dari semua benih-benih kasih

yang maha terkasih, aku datang dengan merangkak
sang maha terbijak, aku datang dengan terpincang-pincang
buatkan jawaban dari semua harapan yang tersulam dari pendahulu sampai nanti sanak keturunan

demi matahari yang kan muncul dan mengitari
demi kamu pemilik imaji
demi kamu, aku menari
demi makhluk yang kan mati nanti

pemilik gelap
pelipur duka yang tak kunjung reda
biaskan rasa hingga nanti nikmatnya kan terasa
hahahahhahaha dan nanti aku ingin tersenyum


bantul 23-okto-12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar