terangkum dalam kosong,
terlunta dibibir bingung,
rasa takut menyapa disetiap sumbernya..
ada cemas disetiap hembus nafasnya,
keraguan hinggap disetiap kedipku,
aku hampir lepas dan tuntas,
aku hirup setiap aroma menyengat,
diding kamar tetap ada dalam kebisuannya..
siapa yang mampu tenangkan aku
siapa yang sedia menghibur kita,
selain asap yang dihisap dan
yang lainnya hanya menatap dengan asingnya...
kemarilah sayangku..
aku datang dengan kecemburuanku,
aku ahampirikamu diteras hidupku, jangan hanya diam dan tersipu.
aku tak berkehendak tuk mengganggumu...
kemarilah dan hampir niatku
aku, berlalu dengan sekantung sagu bekal kita nanti
berbicara "kita", aku harap bukan hanya sekedar bualan tentang.
kita itu harus ada "aku dan kamu", mereka, dia, dan semuanya..
semuanya, aku berbicara menceritakan hal yang menjulang tinggi diatas kerendahan hati "kalian",
kemarilah kawanku yang dulu, sekarang, masa yang akan datang.
satu dari kawanku don ipink (ridwan nurdiansyah) berkata dalam tulisannya
"kita hanya perlu menjaga yang ada hingga tak pernah menjadi tiada"
malingping, 030313
Tidak ada komentar:
Posting Komentar