Kamis, 14 Maret 2013

SELAMAT SORE GLAGAH SARI


Melukis dengan huruf perhuruf
Menuangngkan tinta yang tak kasat warna
Meluruskan garis-garis fikiran
Menumpahkan isi kepala/
Menyerap sore ini
Mengurai sepi yang tak berarti, bagi kamu penggila keramaian
Ocehan dan senyum tawa teman yang aku coba hindari
Menghindari pembicaraanku yang tak membagi yang lain untuk terlihat jauh lebih pintar dariku
Dan itu satu dari banyak kebodohan yang kulakukan/
Terkadang dan mungkin
Ceritaku terlalu melangit dan hiperbol orang sastra menyebutnya
Dan bualan, orang melankolis yang sempurana menyebutnya/
Apa kau tahu?
Aku ingin merubah diriku seperti angin yang tak terlihat
Seperti dia yang yang kau idamkan
Seperti mereka yang kau banggakan/
Aku terus mengganyang fikiran yang tak sama denganku
Tanpa aku sandarkan pada keheterogenan buah fikir
Buah yang tumbuh dipohon yang tak sama, akan berlainan jenis tentunya
Dan tak sama rasa
Aku berusaha tuk jadi bentuk yang bisa menerima semua yang benar

21 januari 2013, Yogyakarta Hadiningrat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar